/Akhlak Terhadap Lingkungan

Akhlak Terhadap Lingkungan

Akhlak Terhadap Lingkungan

ABDURRAHMAN HILABI

( Mahasiswa Pascasarjana UIKA Bogor )

 

Segala sesuatu yang berada di sekitar manusia itulah Lingkungan, baik binatang, tumbuh-tumbuhan, maupun benda-benda tidak bernyawa. Pada dasarnya, akhlak yang diajarkan Al-Qur’an terhadap lingkungan bersumber dari fungsi manusia sebagai khalifah.

Binatang, tumbuhan, dan benda-benda tidak bernyawa semuanya diciptakan oleh Allah SWT., dan menjadi milik-Nya, serta semua memiliki ketergantungan kepada-Nya. Keyakinan ini mengantarkan seorang Muslim untuk menyadari bahwa semuanya adalah “umat” Allah yang seharusnya diperlakukan secara wajar dan baik, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-An’aam : 38 :

وَمَامِنْ دَآ بَّةٍ فىِ اْلاَرْضِ ولاَ طَئِرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَا حَيْهِ اِلاَّ اُمَمٌ اَمْثَالُكُمْ ط مَافَرَطْنَا فىِ الْكِتبِ مِن شَيْئٍ ثُمَّ اِلى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ.

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.(Q.S. Al-An’aam : 38)