/Buku khutbah Hifdzul Biah : Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam

Buku khutbah Hifdzul Biah : Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam

Islam adalah pembawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil-’alamin) memberikan tuntunan dan ajaran yang luas agar umat manusia sebagai khalifah di bumi (khalifah fi al-ardl) memiliki amanah dan tanggung jawab untuk memakmurkan bumi beserta seluruh ciptaan Allah SWT. Namun selama ini ajaran Syari’ah Islam bidang lingkungan hidup (fiqh al-biah), hanya diajarkan di pesantren-pesantren atau fakultas-fakultas tertentu. Aplikasinya pun masih terbatas pada kegiatan pemeliharaan lingkungan hidup secara sederhana yang di lakukan oleh komunitas atau organisasi tertentu.

Pada dasarwarsa terakhir ini, alhamdulilah, perhatian umat Islam Indonesia terhadap isu pemeliharaan lingkungan hidup yang berdasarkan syari’ah mulai tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan, selain karena banyaknya bencana dan musibah serta kemiskinan yang di sebabkan oleh rusaknya lingkungan hidup, kesadaran umat untuk bersyari’ah secara kaffah dalam berbagai aspek kehidupan ternyata juga terus meningkat terutama dalam bidang pemeliharaan lingkungan hidup.

Melihat kenyataan ini Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup Dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLH&SDA-MUI) bersama institusi pemerintah dan non-pemerintah, memberikan respon positif dan bersikap proaktif. Salah satu hasilnya ialah disusunnya buku “Kumpulan Khutbah Jum’at dan Ied Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam“ sebagai buku kumpulan khutbah yang berkaitan tentang lingkungan hidup di tinjau dari perspektif syari’ah.

Penerbitan buku ini, selain untuk pedoman para khatib di masjidmasjid dan lembaga pendidikan agama maupun lembaga terkait lainnya, di maksudkan juga untuk menjadi bahan atau sumber pengetahuan masyarakat secara umum, sekaligus juga merupakan salah satu bentuk pengamalan agama Islam tentang pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan hidup.

Penerbitan buku ini pun tidak akan terwujud tanpa kerja keras, keterlibatan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kami sampaikan terima kasih kepada kepada seluruh anggota MUI baik di pusat maupun di daerah yang ikut berpartisipasi dalam pengiriman naskah khutbah ini, serta seluruh pihak yang terus mendorong dan membantu kami, baik secara moril maupun materil.

Kami berdo’a, semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik, jazakumullah khoiron katsiron, dan senantiasa melimpahkan taufiq, hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Amin, Yaa Mujibassa’ilin.

TAGS: