/ecoRamadhan: Hindari Perilaku Mubazir dan Berlebih-lebihan

ecoRamadhan: Hindari Perilaku Mubazir dan Berlebih-lebihan

Dengan datangnya bulan Ramadhan 1439H, maka hikmah yang dapat diambil adalah meningkatkan keimanan ibadah ramadhan dengan mengendalikan nafsu dan syahwat. Manusia telah dikaruniai akal dan nafsu, jika seseorang mampu menggunakan akal dan mengendalikan nafsunya maka kedudukannya beberapa derajat di atas malaikat akan tetapi jika seseorang tidak mampu menggunakan akal dan menjadikan nafsu sebagai tuannya maka kedudukannya jauh lebih hina dari binatang.

Tujuan program EcoRamadhan adalah untuk meningkatkan kesadaran umat muslim sebagai potensi terbesar bangsa, atas pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam yang sesuai dengan ajaran Islam. MUI telah menetapkan Fatwa No. 47/2014 Tentang Pengelolaan Sampah Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan, dimana salah satu ketentuan hukumnya adalah setiap muslim wajib menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan barang-barang gunaan untuk kemaslahatan serta menghindarkan diri dari berbagai penyakit serta perbuatan tabdzir dan israf.

• Tabdzir adalah menyia-nyiakan barang/harta yang masih bisa dimanfaatkan menurut ketentuan syar’i ataupun kebiasan umum di masyarakat.

• Israf adalah tindakan yang berlebih-lebihan, yaitu penggunaan barang/harta melebihi kebutuhannya.

Dalam hal ini selama Ramadhan umat Islam dihimbau dapat menjaga alam dengan mengkonsumsi sesuatu dari alam seperlunya. Melakukan ibadah Ramadhan dengan kebutuhan hidup yang sederhana dan mendasar. Selain bernilai ibadah, perbuatan ini baik untuk kesehatan tubuh yang sekaligus menjaga alam sebagai bentuk tanggung jawab manusia dalam mengemban amanah khalifah di bumi.

1. Hindari konsumsi yang berlebihan
– Jangan makan hingga terlalu kenyang
– Beli makanan lokal – kurangi makanan impor. Makanan impor memproduksi banyak sampah: energi penyimpanan dan transportasi, packing dan pembusukan.
– Jangan membuang makanan dengan membeli makanan secukupnya dan hindari membeli makanan ketika perut lapar.

2. Ciptakan lingkungan tanpa sampah (Zero Waste Environment)
– Kurangi penggunaan plastik dan styrofoam
– Kurangi pemakaian air wudhu. Jaga wudhu untuk sholat Maghrib dan Isya.
– 3M (Mengurangi, Menggunakan kembali, Mendaur-ulang)
– Sumbangkan barang-barang layak pakai (baju, buku, majalah, elektronik, dll).
– Tingkatkan pola hidup hemat energi. Rencanakan dan pertimbangkan perjalanan anda, gunakan angkutan umum, berjalan kaki, sepeda, gunakan energi terbarukan, kurangi kertas, dll.

3. Gunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah. Baik itu Ibadah Mahdhah (Ibadah Ritual) dan Ibadah Ghairu Mahdhah (Ibadah umum atau muamalah). Nabi Muhammad SAW bersabda: Ada dua nikmat yang banyak orang dirugikan di situ, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu lapang (HR. Bukhari).
Dua nikmat yang karenanya, manusia dirugikan mengandung arti bahwa dia tidak dapat memanfaatkan masa sehat dan waktu lapang untuk memperbanyak ibadah kepada Allah serta memperbanyak amal kebajikan yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga, masyarakat serta seluruh makhluk hidup di alam ini.