/Limpahan Amal Sholeh dalam Membangun Kedaulatan Pangan Bangsa

Limpahan Amal Sholeh dalam Membangun Kedaulatan Pangan Bangsa

Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk manusia, hewan, tumbuhan dan jin.

Islam mengajarkan dan mendidik seluruh sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk konsep dan visi dalam mewujudkan kedaulatan pangan karena pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang wajib dipenuhi per individu. Terpenuhinya kebutuhan pokok pangan tiap individu akan menentukan kedaulatan pangan suatu negara.

Impor bahan pangan negara kita haruslah tidak terus menerus, dan tidak boleh dijadikan sandaran penyediaan pangan dalam negeri sebab hal itu akan menyebabkan ketergantungan kepada negara lain sehingga berkurangnya independensi negara akibat intervensi negara lain.

Islam mengajarkan pembangunan kedaulatan pangan dalam aspek Produksi, Konsumsi dan Distribusi pangan. Diantara pesan hadits yang terkait adalah

1. PRODUKSI (pahala menanam tanaman, menghidupkan lahan mati yang belum pernah ditanami (ihya al-mawat), membagi makanan pada tetangga, kewajiban memberi makan pada tetangga kelaparan dan fakir miskin).

2. KONSUMSI (makan tidak boleh tersisa, memakan makanan yang jatuh, meminum minuman yang kejatuhan lalat).

3. DISTRIBUSI (Makan dari yang terdekat, harga mekanisme pasar kecuali ada distorsi yang menghambat).

Mulai dari manakah kita dapat wujudkan kedaulatan pangan ini? Rasulullah saw bersabda “Ibda’ binafsik” atau mulailah dari diri anda.

Seorang agen perubahan dunia pastilah memulai suatu inisiatif dari dirinya sendiri. Itulah yang telah dicontohkan Rasulullah saw, beliau adalah agen perubahan yang paling berpengaruh dan mempunyai pengikut di seluruh penjuru dunia.

Mengamalkan apa yang telah dicontohkan Rasulullah saw dalam adab makan, berkeluarga, bertetangga dan bermasyarakat, merupakan amal sholeh bagi kita semua dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan bangsa.

Penulis: Hayu S. Prabowo