/Makanlah dari Makanan Terdekat.

Makanlah dari Makanan Terdekat.

Umar Ibnu Abi Salamah r.a berkata, “Saya dulu adalah seorang bocah kecil yang ada dalam bimbingan (asuhan) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tangan saya (kalau makan) menjelajah semua bagian nampan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam menegur saya, ‘Wahai anak bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang terdekat denganmu.’ Maka demikian seterusnya cara makan saya setelah itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hikmah hadits diatas dapat dimengerti lebih luas bahwa kita perlu memakan dari apa yang tersedia disekitar kita. Karena perilaku ini akan meningkatkan Ketahanan Pangan masyarakat dengan memangkas jalur distribusi pangan.

Dengan memakan makanan lokal sekitar kita dan menghindari makanan impor akan mengurangi dampak (i) penambahan sampah akibat kerusakan pangan, penyimpanan, packing dan re-packing serta (ii) penggunaan tambahan energi untuk penyimpanan dan berbagai moda transportasi untuk distribusi.

Sebuah gerakan dunia yang dipakai untuk mereka yang mengonsumsi bahan-bahan local dikenal dengan Locavore. Istilah ini mengikuti istilah Carnivore adalah pemakan binatang; herbivore adalah pemakan tumbuhan; omnivore adalah pemakan segala.

Locavore jika dikerjakan oleh banyak orang, akan menjadi gerakan pengurangan pemanasan global. Bagaimana bisa? Produk lokal tidak memerlukan banyak energi serta mengurangi risiko kerusakan pangan untuk sampai ke piring kita. Sebagai contoh, memakan duren lokal akan memerlukan energi dan risiko busuk lebih kecil dibanding makan duren yang di impor dari Thailand.

Penulis: Hayu Prabowo

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia