/Prototipe Gasifier: Membuat Energi dari Sampah Biomasa

Prototipe Gasifier: Membuat Energi dari Sampah Biomasa

Sebuah unit prototipe dari desain gasifier downdraft bertingkat telah dibuat dan telah sukses diuji coba. Gasifier ini difabrikasi mengikuti petunjuk dari “Construction of a Simplified Wood Gas Generator for Fueling Internal Combustion Engines in a Petroleum Emergency” oleh Federal Emergency Management Agency, Washington. Gas yang dihasilkan dari gasifier ini dapat digunakan selayaknya gas alam saja, termasuk untuk memasak dan sebagai penggerak motor bakar pada mesin ataupun pembangkit listrik.

Tujuan Gasifier adalah mengubah bahan bakar padat menjadi gas dan untuk menjaga gas bebas dari zat yang berbahaya. Sebuah unit generator gas secara bersamaan merupakan konverter energi dan filter. Dalam tugas ganda ini ada kelebihan dan kesulitannya. Dalam arti, gasifikasi adalah bentuk pembakaran yang tidak sempurna dari bahan bakar padat yang menghasilkan gas yang tidak dapat terbakar sepenuhnya karena jumlah oksigen terbatas.

Dengan kata lain, gasifier adalah alat atau reaktor yang menggunakan teknik gasifikasi atau proses penggunaan panas untuk merubah selulosa (biomassa) padat atau padatan berkarbon lainnya menjadi gas (syn gas). Dengan proses gasifikasi bisa merubah hampir semua bahan organik padat menjadi gas bakar yang bersih, netral.

Banyak bahan bakar biomassa padat yang cocok untuk gasifikasi – kayu dan kertas hingga gambut, lignit, dan batu bara, termasuk kokas yang berasal dari batu bara. Semua bahan bakar padat ini terutama terdiri dari karbon dengan berbagai jumlah hidrogen, oksigen, dan kotoran, seperti belerang, abu, dan kelembaban. Dengan demikian, tujuan gasifikasi adalah transformasi yang hampir lengkap dari konstituen ini menjadi bentuk gas sehingga hanya abu dan bahan ikutan yang tersisa.

Prototipe gasifier yang dicoba ini telah  difabrikasi selama lebih satu bulan yang seluruhnya menggunakan komponen lokal. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan seperti yang terlihat pada video ini. Selanjutnya mengembangkannya sedemikian rupa sehingga mudah digunakan oleh masyarakat.

Maha benarlah firman Allah SWT: “yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu” (QS.Yasin:80). Firman ini dapat kita ambil hikmahnya adalah bahwa kayu merupakan sumber api (energi) yang dapat kita gunakan seterusnya. Memang kenyataannya kayu bakar merupakan sumber energi selama masa peradaban manusia. Bahkan bahan bakar fosil yang saat ini banyak kita gunakan seperti batubara, minyak dan gas bumi berasal dari bahan organik dari tumbuh-tumbuhan dan jasad makhluk hidup lainnya. Melalui gasifier ini, penggunaan biomasa sebagai energi terbarukan akan lebih meluas lagi.

Oleh: Dr. Hayu Prabowo

Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia